|
Konsep At-Ta’min (Asuransi) Dalam Literatur Fiqh Klasik Masih
ingat statemen Gus dur tentang Ekonomi Syariah? Beliau mengatakan
“Ekonomi Syariah hanya kapitalis plus-plus”. Bagi saya statemen ini
menarik dan sekaligus tantangan bagi para ulama, pakar Ekonomi Syariah
dan para praktisi Ekonomi Syariah. Saya tidak akan membahas
ekonomi Islam (Syariah) secara keseluruhan kemudian memberikan
argumentasi syar’i atau bukti-bukti ilmiyah bahwa Ekonomi Islam muncul
dari “Perut” Fiqh Islam itu sendiri bukan dari teori kapitalis kemudian
ditempeli ayat-ayat & hadits Nabi disana-sini.
|
|
|
Secara garis besar, asuransi terdiri dari tiga kategori, yaitu:
Asuransi Kerugian Terdiri dari asuransi untuk harta benda (property, kendaraan), kepentingan keuangan (pecuniary), tanggung jawab hukum (liability) dan asuransi diri (kecelakaan atau kesehatan).
|
|
Tujuan
- Mendifinisikan Asuransi Jiwa
- Mengidentifikasi Kebutuhan akan Asuransi Jiwa
- Mengidentifikasikan jenis-jenis aset
|
|
Saat ini bisnis Asuransi di Indonesia berkembang pesat dengan pangsa pasar yang besar sehingga melahirkan agen-agen asuransi dengan berbagai latar belakang dan motivasi.
Dan Jangan heran bila dalam satu ruangan akan ada beberapa agen asuransi misalkan saja di kantor maka akan terdapat beberapa karyawan yang juga sebagai agen asuransi. Demikian juga di luar, hampir setiap ruang langkah kita akan bertemu dengan agen asuransi, baik dari perusahaan yang sama ataupun dari kompetitor. Atau mungkin ada saudara, sahabat, dan relasi anda yang menjadi agen asuransi.
|
Tujuan:
- Mengidentifkasi ide dasar cara kerja asuransi
 - Memahami Cara mengelola resiko
- Mengidentifikasi faktor-gaktor yang perlu diperhatikan sebelum menetapkan Jumlah premi Memahami hukum bilangan besar (Law Of Large Numbers)
Asuransi Jiwa mencoba untuk mengurangi dampak kerugian yang diderita oleh pemiliknya untuk pihak-pihak yang menjadi tanggungan pemilik aset tersebut dan cara memberikan kompensasi kerugian. Sekarang, mari kita lihat bagaimana cara kerja Asuransi Jiwa dalam memberikan kompensasi kerugian financial yang timbul akibat sebuah musibah atau resiko.
|
|
Hal tak terduga mungkin dapat terjadi kapan dan dimana saja. Jangan biarkan hal tersebut menimpa diri Anda sebelum memiliki program perlindungan asuransi kecelakaan 24 jam - Personal Accident
|
Banyak definisi yang telah diberikan kepada istilah asuransi, dimana secara sepintas tidak ada kesamaan antara definisi yang satu dengan yang lainnya. Hal ini bisa dimaklumi, karena mereka dalam mendefinisikannya disesuaikan dengan sudut pandang yang mereka gunakan dalam memandang asuransi, dimana sesuai dengan uraian diatas bahwa asuransi dapat dipandang dari beberapa sudut. Definsi-definisi tersebut antara lain :
|
Tujuan
- Mengidentifikasi keuntungan financial Asuransi Jiwa bagi Individu
- Mengidentifikasi keuntungan non-Finansial Asuransi Jiwa bagi Individu
Saat ini dikalangan umum jika ditanya mana yang lebih suka Tabungan atau menabung di Asuransi maka dijawab adalah Tabungan. Mungkin itu karena lebih mudah diambil sehingga perasaan kita bilang aman. berikut mungkin bisa membuka cakrawala kita tentang Asuransi.
Menabung/Tabungan Vs Asuransi Jiwa
|
|
Sudah punya asuransi ? Kenapa pilih perusahaan asuransi itu ?
Beberapa waktu lalu seorang klien saya menyodorkan sebuah polis asuransi yang sudah dia ambil kepada saya.
“Pak Eko, saya udah ambil asuransi nih, seperti yang Pak Eko sarankan, saya pilih asuransi yang sesuai dengan kebutuhan saya yaitu asuransi jiwa plus investasi. Tapi apakah perusahaan asuransinya ini bagus Pak ?”
|
JAKARTA. Tidak lama lagi Masyarakan dapat melihat atau mengetahui berlisensi atau tidak melalui portal Rencananya, Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) akan mengumumkan semua agen asuransi jiwa yang berlisensi pada kuartal IV 2010 lewat portal miliknya.
|
Jakarta - Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) mendorong para agen asuransi yang temporary license-nya habis untuk segera mendapatkan lisensi penuh supaya bisa terus menjual asuransi. Saat ini, jumlah agen pemilik temporary license yang sudah expired atau kadaluarsa mencapai 44.201 agen per Juni 2010.
|
|
Seperti kita ketahui salah satu cara penanggulangan risiko adalah dengan mengasuransikan suatu risiko kepada perusahaan asuransi. Cara ini dianggap sebagai metode yang paling penting dalam upaya menanggulangi risiko. Karenanya banyak orang yang berpendapat bahwa manajemen risiko sama dengan asuransi. Padahal keadaaan yang sebenarnya tidaklah demikian.
|
Data yang dikeluarkan AAJI [Asosiasi
Asuransi Jiwa Indonesia] sampai dengan akhir kwartal kedua tahun 2007,
total jumlah perusahaan asuransi jiwa di tanah air mencapai 45
perusahaan; dengan total premi Rp 18.27 triliun [tumbuh 66% dari periode
yang sama tahun 2006 yaitu sebesar Rp 11.01 triliun]; jumlah pemegang
polis individu asuransi jiwa mencapai 37,606,952 jiwa [tumbuh 31% pada
periode yang sama tahun 2006].
Terdapat 2 jenis risiko yang dihadapi oleh perorangan atau perusahaan, yaitu:
|
APAKAH ASURANSI JIWA ITU? Definisi Asuransi Jiwa: Asuransi jiwa adalah sebuah perjanjian hukum antara perusahaan asuransi dengan pihak yang menggunakan asruansi. Perjanjian ini disebut Kontrak Asuransi jiwa dan, bentuk fisik kontrak anda tara pihak penanggung (insurer) dan pihak tertanggung (insured) disebut Polis Asuransi Jiwa.
Melalui perjanjian ini, pihak tetanggung / pemegang polis membayar sejumlah dana secara berkala yang disebut premi kepada pihak lain yang disebut pihak penanggung (perusahaan Asuransi jiwa).
|
|
|
|
|
|
|
Page 1 of 4 |